Sugeng rawuh

Showing posts with label coding. Show all posts
Showing posts with label coding. Show all posts

Codeigniter CSRF valid for only one time ajax request

 You can set this in config.php

$config['csrf_regenerate'] = FALSE;

so the csrf protection is valid during all the session time it will solve your problem. If you set $config['csrf_regenerate'] = true; then CI generate new csrf token every request so your old csrf token not match with new generated csrf token

Share:

openssl_encrypt - Error not working

Try the following steps:

Remove semicolon (;) - which is in the beginning of ";extension=php_openssl.dll"

Save the file : "php.ini"

Click on wamp icon - which can be found on right bottom corner of desktop or tray icon.

Click on: "Restart All Services" then wait for few seconds till wamp icon becomes green which means : "All services running"

Refresh your page that was showing error. Now it will work fine.


jika di php.ini tidak menemukan extensi ";extension=php_openssl.dll"

maka tulis manual dan simpan.

Share:

Ubah directory MySql ke folder lain - PHP 8 Xampp terbaru

Saya menggunakan xampp versi : xampp-windows-x64-8.0.0-2-VS16-installer 

1. pertama buka panel xampp



2. klik config di MySql di atas
3. klik my.in
4. ubah isi my.in

#datadir="C:/xampp/mysql/data" [sebelum]
datadir="H:/WEB_LOKAL/MYSQL/data" [folder yang akan digunakan]

#innodb_data_home_dir="C:/xampp/mysql/data" [sebelum]
innodb_data_home_dir="H:/WEB_LOKAL/MYSQL/data" [folder yang akan digunakan]

#innodb_log_group_home_dir="C:/xampp/mysql/data" [sebelum]
innodb_log_group_home_dir="H:/WEB_LOKAL/MYSQL/data" [folder yang akan digunakan]

5. pergi ke folder C:\xampp\mysql\data
6. copy semua file yang ada disana dan paste di folder yang akan digunakan



7. setelah file di atas di paste, restart MySql di panel xampp
8. buka localhost/phpmyadmin
9. selesai









Share:

Ubah directory PHP ke folder lain

 Cari file httpd.conf di folder Apache : C:\xampp\apache\conf\extra

lalu ubah text berikut ini :


Direktori PHP sebelum di pindah

#DocumentRoot "C:/xampp/htdocs"

#<Directory "C:/xampp/htdocs">

Setelah dipindah

DocumentRoot "H:\WEB_LOKAL\HTDOC"

<Directory "H:\WEB_LOKAL\HTDOC">

Restart Apache

Share:

[SOLVED] 'php' is not recognized as an internal or external command, operable program or batch file.

 PHP Error in visual studio code

C:\laragon\www\ci4>php spark serve

'php' is not recognized as an internal or external command,

operable program or batch file.




1.  Pilih " Advanced System Setting "



2. Klik tab Avanced dan pilih Environment Variables




3. Pilih Patch dan tambahkan direktori php / tempat file php misal di c:\xampp\php



4. PIlih edit dan tambahkan direktorinya 


5. Klik OK dan restart Apache

6. Buka CMD ketik "php -v"











Share:

Tips agar SSD baru awet dan Optimal dan memperpanjang Usia SSD

ssd lexar awet apa tidak
SSD merek Lexar

 Apa itu SSD, tidak perlu saya jelaskan di google banyak.

Nah, jika sekarang anda sudah memakai SSD di laptop atau PC (jarang sih), sebaiknya perhatikan beberapa tips membuat SSD tetap awet dan bagus berikut ini:

1. Jangan Pernah Melakukan Defrag

SSD tidak menggunakan cakram, proses defrag yang harus membaca-tulis menata ulang letak file, hanya akan membuat proses baca-tulis ini lebih sering yang ujung-ujungnya menurunkan kinerja si SSD kita yang mahal itu.

2. Perbesar kapasitas RAM

Nah, jika RAM laptop atau PC anda sudah cukup, maka kebutuhan untuk menggunakan swap file ini akan lebih sedikit. Alhasil, OS tidak akan memaksa membaca dan menulis ke SSD. Dengan begitu, SSD akan lebih awet. Supaya lebih bagus lagi, maka sebaiknya pastikan anda membeli modul RAM yang bagus. Jangan asal murah dan kapasitas besar saja

3. Gunakan OS terbaru

Setidaknya, anda minimal memakai Windows 7, Mac OS X 10.6.6+ dan Linux Kernel 2.6.33+ keatas. Untuk saat ini, rasanya anda tidak perlu khawatir. Betul kan?

4. Jangan Sembarang Kloning

Jika sampai keliru menggunakan utiliti kloning yang hanya mendukung hard disk konvensional, resikonya umur atau masa pakai SSD anda akan turun banyak.

5. Aktifkan TRIM

TRIM itu apa sih? TRIM adalah fitur pada SSD yang akan memberitahu OS blok mana yang dianggap tidak digunakan dan menghapus data tersisa secara internal sehingga SSD bisa bekerja dengan optimal per ruang disk.

Bagaimana cara mengetahui jika TRIM sudah aktif pada OS anda?

Ada aplikasi CrystalDiskInfo yang berjalan di Windows yang menampilkan informasi aktivasi TRIM. Bisa juga dengan Command Prompt. Ketikkan

fsutil behavior query disabledeletenotify

Jika hasilnya menampilkan “DisableDeleteNotify = 0″ berarti TRIM sudah aktif.

6. Sisakan ruang kosong yang cukup

Seperti juga pada hard disk konvensional, usia dan kinerja SSD akan lebih baik jika setidaknya tersedia 10 sampai 20% space kosong

7. Pasang OS pada SSD, Simpan Data di Hard Disk Konvensional

Optimasi OS Untuk Penggunaan SSD yang Lebih Baik

8. Matikan fitur SuperFetch

SuperFetch adalah salah satu layanan dalam sistem operasi Windows untuk memuat file-file yang sering diakses ke dalam memori dengan tujuan peningkatan kinerja. Fitur ini sebaiknya dimatikan karena kecepatan akses pada SSD cukup dapat meningkatkan kinerja komputer. Mematikan fitur SuperFetch setidaknya dapat mengurangi aktivitas penulisan data sehingga dapat memperpanjang usia SSD.

Cara mematikan fitur SuperFetch yaitu

  • Tekan tombol Win+R
  • Ketik "services.msc" (tanpa tanda petik)
  • Cari layanan SuperFetch
  • Klik kanan, pilih Properties
  • Jika SuperFetch sedang berjalan, klik tombol Stop
  • Pada Startup type, pilih manual
  • Klik tombol Apply

9. Matikan Hibernasi (Hibernate)

Proses hibernasi akan mematikan sistem komputer dengan menyimpan semua data dalam memori RAM ke media penyimpanan. Tujuannya agar saat dinyalakan kembali, komputer telah siap digunakan seperti saat terakhir dinyalakan. Hibernasi berbeda dengan mode sleep yang tetap menyalakan komputer namun dengan daya yang rendah. 

10. Atur page file atau memori virtual

Page file merupakan sejumlah ruang dalam media penyimpanan yang dialokasikan untuk cadangan memori RAM. Fungsinya untuk meletakkan data-data yang tidak perlu saat pemakaian memori RAM sudah maksimal.

berikut ini caranya

  • Klik kanan Computer dan pilih Properties
  • Klik Advanced system settings
  • Buka tab Advanced
  • Pada kotak Performance, klik tombol Settings
  • Buka tab Advanced
  • Pada kotak Virtual memory, klik Change
  • Hilangkan tanda centang pada kotak Automatically manage paging file size for all drives
  • Pilih drive C
  • Klik pilihan No paging file
  • Klik tombol Set kemudian klik tombol OK pada semua kotak dialog

11. Matikan fitur Search Indexing

Fitur Indexing sudah disertakan sejak Windows Vista. Fungsinya untuk efisiensi saat pencarian file.

  • Buka Windows Explorer
  • Klik kanan partisi dalam SSD, misal C: atau D:
  • Pilih Properties
  • Hilangkan tanda centang pada kotak Allow files on this drive to have contents indexed in addition to file properties
  • Klik tombol Apply

12. Fitur trim seperti yang di atas tadi

  • Buka Command Prompt (CMD) dengan akses Administrator. Tekan tombol Win+X, klik Command Prompt (Admin). Atau, buka menu Start, cari Command Prompt, klik kanan dan pilih Run as Administrator
  • Ketik perintah "fsutil behavior query DisableDeleteNotify" (tanpa tanda petik)
  • Tekan tombol Enter
  • Jika fitur Trim berjalan, maka akan menghasilkan nilai 0
  • Jika menghasilkan nilai 1, maka anda perlu mengaktifkan fitur Trim dengan mengetik perintah "fsutil behavior query | set DisableDeleteNotify = 0" (tanpa tanda petik)

13. Stop benchmark SSD

Anda mungkin ingin mengetahui kecepatan akses SSD yang anda gunakan. Oleh karena itu, lakukan benchmark sekali saat pertama kali dengan proses sewajarnya. Proses benchmark SSD yang terlalu berlebihan justru tidak akan memperpanjang usia SSD karena aktivitas penulisan data yang tinggi.

14. Ubah tempat penyimpanan "DOWNLOAD" baik browser Google Chrome maupun Firefox, IE pindahkan ke Folder Hardisk Selain Drive "C"

15. Ubah directori download di IDM jika menggunakan Internet Download Manager (IDM). Pindah di Folder pada Drive Hardisk selain Drive "C"

16. Jika menggunakan software Xampp 

maka pindah directory Penyimpanan yang sering digunakan seperti Folder Htdoc dan MySql. Pindahkan ke drive Hardisk selain drive "C".

Cara kerjanya ubah settingan root untuk httpd.conf dan my.ini

caranya : 

1. Httpd.conf

lokasi : C:\xampp\apache\conf\httpd.conf

Cari baris dibawah ini tempatkan sesuai keinginan kalian.

DocumentRoot "C:/xampp/htdocs" jadi DocumentRoot "D:/xampp/htdocs" 

<Directory "C:/xampp/htdocs"> jadi <Directory "D:/WEB_LOKAL/htdocs">

2. Mysql = My.ini

lokasi : C:\xampp\mysql\bin\My.ini

Cari baris di bawah ini 

innodb_data_home_dir = "C:/xampp/mysql/data" menjadi innodb_data_home_dir = "D:/WEB_LOKAL/MYSQL"


innodb_log_group_home_dir = "C:/xampp/mysql/data" Menjadi

innodb_log_group_home_dir = "D:/WEB_LOKAL/MYSQL"


selain itu ubah temporary dan data juga menjadi

tmpdir="D:/WEB_LOKAL/TMP" 

datadir="D:/WEB_LOKAL/MYSQL/data"


Share:

ActionBarActivity error setelah update versi API 22, API 23, API 24, API 25, API 26, API 27 - #CODING ANDROID

Saat upload file APK ke playstore dengan versi API yang lama, ternyata google menolaknya, awalnya saya belum paham apa yang menyebabkan error dan ditolak saat upload ke playstore, setelah membaca aturan terbaru di Google Play Store ternyata, google menerapkan aturan baru bahwa aplikasi sekarang ini minimal dan penargetan harus API 26 supaya dapat berjalan secara optimal.


Informasi dari google play

Nah masalahnya source code yang saya gunakan kan masih source yang lama, sehingga setelah saya mencoba update Versi API dan target API seluruh source code jadi error semua.

Contoh misalnya class saya menggunakan 

ActionBarActivity

Secara actionbar tidak support untuk Versi API 22 ke atas. haduh pusing gaes, mana banyak lagi class di aplikasi.

1. Cara update ActionBarActivity ke versi 22 dan di atasnya

Sejak version 22.1.0, Class ActionBarActivity sudah tidak digunakan lagi. Sehingga kita harus merubahnya ke Class  AppCompatActivity

caranya : 
Tinggal replace manual saja nama classnya seperti ini : 
public class EditProfil extends AppCompatActivity implements{
{

2. Google map beberapa fungsi tidak bisa digunakan setelah update API versi terbaru

GoogleMap gm:
gm = (MapFragment) getFragmentManager().findFragmentById(R.id.map);
gm.getMap();

Salah satu fungsi getmap() di atas sudah tidak bisa digunakan kembali. Duh padahal beberapa bahkan banyak class yang menggunakan fungsu gm.getMap().
caranya saya ubah ke Sistem Callback, yaitu dengan menambahkan implements di classnya seperti ini :
public class EditProfil extends AppCompatActivity implements 
OnMapReadyCallback {}

Tinggal kita menambahkan fungsi implemens class tersebut dan menambahkan 
MapFragment
Selanjutnya tambahkan fungsi callbacknya seperti ini :
public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {}
Nah, didalam fungsi omMapReady inilah kita bisa berekperimen untuk mapnya seperti membuat jenis tampilan map, setting kompas google map, setMylocation dan sebagainya.
contoh full coding android:

public class AddPostActivity extends AddPostActivity implements OnMapReadyCallback {

    private UiSettings mUiSettings;
    private GoogleMap map;

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.add_post_activity);

        MapFragment fm = (MapFragment) getFragmentManager().findFragmentById(R.id.maps_fragment);
        fm.getMapAsync(this);
    }

    @Override
    public void onMapReady(GoogleMap googleMap) {

        map.setMapType(GoogleMap.MAP_TYPE_NORMAL);
        mUiSettings = map.getUiSettings();

        mUiSettings.setCompassEnabled(true);
        mUiSettings.setMyLocationButtonEnabled(false);
    }
    }

Silahkan komentar, untuk sharing tentang permasalahan ini. Terima kasih




Share:

Tonton video



Yuk, SUBSCRIBE

omfiki.blogspot.com